SELAMAT DATANG DI LEDIA Official

Ledia Official merupakan blog yang berisikan berbagai artikel dan tutorial mengenai dunia komputer dan Handicrafts.

Find Out More Purchase Theme

LEDIA OFFICIAL

Tutorial

Berbagai tutorial mengenai dunia komputer dan handicrafts

Read More

Handicrafts

Berbagai tutorial mengenai dunia handicrafts

Read More

Sales

Jual berbagai macam handbouquet

Read More

User Friendly

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Recent Work

Friday, 13 November 2020

TAMPILAN MICROSOFT EXCEL 2013

Selamat pagi semuanya… Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu sehat dan tentunya tetap menjaga kebersihan serta menggunakan masker ya kemanapun kalian pergi.


Oke kali ini saya akan sharing mengenai tampilan dari Microsoft Excel 2013, karena kebutulan yang saya punya itu versi 2013.


Mungkin  disini teman-teman juga sudah familiar dengan salah satu software yang dikeluarkan oleh pihak Microsoft yaitu Excel. Nah, apa sih itu Microsoft Excel? Kemudian apasih fungsinya?


Oke, ketika kita mendengar Excel otomatis kaitannya berhubungan dengan angka atau sebuah perhitungan. Microsoft Excel sendiri sama halnya seperti sebuah buku atau biasa dikenal dengan wordbook. Apa itu workbook? Workbook merupakan buku kerja atau tempat melakukan sebuah manajemen data yang tentunya menyimpan lebih  dari beberapa worksheet. Fungsi dari workbook sendiri yaitu berhubungan dengan seluruh perintah yang terdapat pada Microsoft Excel. Lalu apa itu worksheet? Jika tadi workbook diibaratkan sebuah buku, maka worksheet ini adalah lembaran kerja elektronik dari sebuah workbook yang berisi data-data penting. Worksheet sendiri terdiri dari beberapa sel yang diidentifikasi dalam baris dan kolom.


Berikut ini penjelasan mengenai tampilan dari Microsoft Excel 2013.


Pada tampilan Microsoft Excel 2013 diatas, berikut ini penjelasan dari setiap bagian-bagiannya:

1.     Title Bar, berisi nama file dan program aplikasi yang sedang aktif.

2.     Control Window, berfungsi untuk mengatur ukuran tampilan jendela kerja pada Excel yang terdiri dari minimize, restore, dan close.

3.     Quick Access Toolbar, terdiri dadri beberapa tombol yang dapat mempercepat kinerja dalam menggunakan Excel.

4.     Document Area, lembar kerja yang aktif.

5.     Menu Bar, terdiri dari beberapa perintah utama yaitu File, Home, Insert, Page Layout, Formulas, Data, Review, View, Developer.

6.     Tool Bar, tombol-tombol bergambar yang memiliki fungsi tertentu dan digunakan untuk menjalankan suatu perintah dengan cepat dan mudah.

7.     Group, kumpulan beberapa ikon perintah dalam sebuah menu di Excel.

8.     Name Box, menampilkan dimana lokasi nama sel yang sedang aktif.

9.     Formula Bar, tempat untuk memasukkan atau mengedit data, formula, atau fungsi yang ada pad sel tertentu.

10. Column, sekumpulan sel yang bergerak dari atas ke bawah halaman yang diidentifikasi dengan huruf.

11. Raw, sekumpulan sel yang bergerak dari kiri ke kanan halaman yang diidentifikasi dengan angka.

12. Tab Worksheet, lembaran kerja dalam Excel dan biasanya kita bisa berpindah dari worksheet satu ke worksheet lainnya.

13. Insert Worksheet, berfungsi untuk menambahkan worksheet sesuai kebutuhan.

14. Horizontal Scroolbar, perintah untuk menggeser lembar kerja excel dari kiri ke kanan atau sebaliknya dari kanan ke kiri.

15. Tampilan Layar, terdiri dari perintah untuk merubah tampilan layar, yaitu tampilan normal, tampilan page layout, dan tampilan page break preview.

16. Zoom Tool, perintah untuk memperbesar dan memperkecil tampilan pada lembar kerja Excel.

17. Vertical Scroolbar, perintah untuk menggeser lembar kerja excel dari atas ke bawah atau sebaliknya dari bawah ke atas.

 

Nah, itulah tampilan dari Microsoft Excel 2013, semoga dapat bermanfaat buat teman-teman semuanya.

Monday, 28 September 2020

PERAKITAN PRODUK

 


Setelah kemarin kita mempelajari mengenai produksi massal, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai penerapan proses produksi khususnya dalam bidang barang. Seperti yang sudah kita ketahui, jika setiap perusahaan pasti memiliki prosedur penerapan produksi yang berbeda-beda tentunya.

Sebelum kita ke pembahasan mengenai perakitan produk. Ada baiknya kita mengetahui apa pengertian dari perakitan produk itu sendiri.

Secara umum, pengertian Perakitan adalah proses penyusunan dan penyatuan bagian komponen menjadi alat atau mesin dengan fungsi tertentu. Pada prinsipnya, perakitan khususnya dalam proses manufaktur terdiri atas pasangan seluruh bagian komponen ke dalam suatu produk, proses pengencangan, inspeksi dan pengujian fungsional, pemberian nama atau label, pemisahan hasil perakitan yang baik dan hasil perakitan yang buruk, serta pengepakan dan penyiapan untuk pemakaian akhir.

Metode perakitan dalam produksi massal dapat dilakukan menggunakan berbagai cara salah satunya dilakukan secara otomatis. Namun disamping itu terdapat 3 metode yang bisa dipakai sesuai dengan kebutuhan, seperti:

1.       Perakitan Yang Ditukar-Tukar

Dalam metode ini, terdapat bagian yang akan dirakit yang ditukarkan satu sama lain, alasannya karena bagian ini dibuat oleh suatu pabrik secara massal dan sudah distandarkan baik berdasarkan itu pada ISO, DIN, JIS, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat keuntungan dengan memakai bagian atau komponen yang telah distandarkan adalah waktu perakitan komponen yang lebih cepat dan dalam penggantian komponen yang rusak dapat diganti dengan komponen yang sejenis yang ada di pasaran. Akan tetapi tetap memiliki kerugian sebagaimana harus membeli komponen itu dengan harga yang relatif lebih mahal.

2.       Perakitan Dengan Pemilihan

Sedangkan untuk metode perakitan ini, diketahui komponen-komponennya berasal dari produksi massal. Akan tetapi, metode ini mempunyai pengukuran-pengukurannya tersendiri menurut batasan-batasan ukuran.

3.       Perakitan Secara Individual

Perakitan secara individual dalam pengerjaannya tidak dapat kita pisahkan antara pasangan satu dengan pasangannya. karena dalam pengerjaannya harus berurutan tergantung bagian yang sebelumnya. Salah satu komponen yang berpasangan tersebut kita selesaikan terlebih dahulu, kemudian pasangan lainnya menyusul dengan ukuran patokan yang diambil dari komponen yang pertama.

 

Selain itu, secara umum jenis perakitan dibagi menjadi 2 yaitu:

1.   Perakitan manual, merupakan perakitan yang sebagian besar proses dikerjakan secara konvensional atau menggunakan tenaga manusia dengan peralatan yang sederhana tanpa alat-alat bantu yang spesifik atau khusus.

2.     Perakitan otomatis, merupakan perakitan yang dikerjakan dengan sistem otomatis seperti otomasi, elektronik, mekanik, gabungan mekanik dan elektronik (mekatronik), dan membutuhkan alat bantu yang lebih khusus.

 

Sebelum produk dipasarkan ke khalayak, terdapat suatu proses yang disebut sebagai proses manufaktur, yaitu proses yang memiliki banyak langkah dan tingkatan, mulai dari segi konsep produk hingga proses produksi massal. Proses tersebut harus dijalankan dengan sempurna dan tanpa kesalahan sedikitpun. Proses manufaktur produk perangkat keras adalah proses yang tidak mudah, meskipun saat ini sudah berkemabng alat-alat seperti Arduino (alat pencipta prototype) dan printer 3 dimensi yang dapat mempermudah sebuah perusahaan dalam membuat kegiatan manufaktur terasa mudah. Biasanya proses yang dibutuhkan untuk membangun prototype sampai menuju fase produksi massal membutuhkan waktu kisaran 4-5 minggu. Disini kita ambil contoh produksi pada produk barang yaitu hardware komputer.

 

PAda setiap perusahan perangkat keras menamai proses produksi pada produk perangkat keras dengan nama yang berbeda-beda, namun nama-nama terssebut dapat kita kerucutkan menjadi proses-proses seperti berikut ini.

1.     Tooling

Dalam produksi perangkat keras yang menjadikan plasti sebagai salah satu komponen utama, maka mesin injeksi modling tentunya harus dimiliki setiap perusahaan perangkat keras. Pada proses injeksi modling, plastic cair yang diberi tekanan besar akan diletakan pada cetakan dari bahan metal sesuai dengan cetakan yang diinginkan oleh perusahaan. Selanjutnya plastic tersebut dikeluarkan dari cetakan ketika plastic tersebut mendingin dan mengeras.

2.     EVT (Engineering Validation Process)

EVT merupakan langkah untuk memperbaiki cetakan yang telah dilakukan pada fase tooling. Selain memperbaiki, cetakan tersebut akan mengalami uji coba. Pada bagian EVT ini adalah proses dimana perakitan dimulai dengan menggunakan bagian bagian asli dari si produk. Dari sinilah perusahaan akan mendapatkan kesan pertama dari produk tersebut, kesalahan-kesalahan apa saja yang masih ada pada produk tersebut yang selanjutnya akan menjalani proses perbaikan. Biasanya proses EVT ini akan memakan waktu kisaran 6 minggu.

3.     DVT (Design Validation Process)

Setelah kita melewati proses EVT dan sudah memastikan produk sudah berfungsi sebagai mestinya, maka proses selanjutnya yaitu DVT, merupakan fase dimana kita akan melakukan ulasan mengenai desain produk, melakukan uji coba tahap akhir dan menyusun rencana lini perakitan. Proses DVT ini sangat dibutuhkan dan kita tidak boleh meninggal proses DVT ini sampai kita benar-benar yakin mampu melakukan manufaktur dan lini perakitan atas komponen-komponen yang sudah lulus tes tahap awal sampai akhir. Pada proses ini akan melakukan produksi komponen dan perbaikan secara berulang-ulang. Biasanya proses ini sama seperti pada prose EVT yaitu membutuhkan waktu kisaran 6 minggu.

4.     PVT (Production Validation Test)

Setelah melewati kedua proses yaitu EVT dan DVT, proses selanjutnya yaitu PVT. Pada fase ini, kita sudah bisa melakukan produksi atas komponen yang sudah lulus uji. Dalam proses inii, yang mengalammi uji coba bukan produknya, melaikan perencanaan linni perakitan dan proses produksi. Pada fase PVT, kita harus mampu memperbaiki lini perakitan dan proses produksi. Kita harus mampu menentukan proses mana yang memerlukan cabang, kelemahan dari lini perakitan tertentu, dan lain-lain. Segala macam hambatan dalam lini perakitan dan proses produksi harus diselesaikan di dalam fase PVT ini.

 

 

Sumber :
- Jenis-jenis perakitan produk (https://artikelsiana.com/pengertian-perakitan-fungsi-metode-jenis-perakitan/)

-          Munas, Reham (2019). BMP Produk Kreatif dan Kewirausahaan kelas XII, Klaten: C.V Sinar Mandiri.

 

Monday, 31 August 2020

KODE ASCII 8 bit

Pernahkan kalian berpikir, bagaimana cara computer mentransmisikan data baik berupa huruf atau angka yang telah di-input menggunakan keyboard yang kemudian ditampilkan oleh monitor?

 

Nah disini saya akan sedikit menjelaskan bagaimana caranya. Selamat belajar J

 

Sebelum kita membahasa apa itu kode ASCII, perlu teman-teman ketahui, bahwa computer itu sejatinya memiliki Bahasa sendiri yang hanya terdiri dari 0 dan 1. Bahasa computer tersebutlah yang mengkonversi setiap huruf atau angka yang kita ketik di keyboard menjadi suatu output yang ditampilkan oleh monitor, Bahasa computer ini dapat mengepresikan setiap nilai numerik sebagai terjemahan dari binner yang merupakan operasi matematika yang sangat sederhana.

 

ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan sebuah kode standar Amerika untuk pertukaran informasi atau sebuah Standar Internasional dalam pengkodean huruf dan symbol seperti Unicode dan Hex, namun ASCII lebih bersifat universal. Fungsi dari kode ASCII yaitu digunakan untuk mewakili karakter-karakter angka maupun huruf didalam komputer, berikut ini table dari Kode ASCII 8 bit.

 


Contoh penggunaan :

Tulisan SMK jika dikonversi ke dalam bahasa computer yaitu:

S = 01010011

M = 01001101

K = 01001011

 

Maka bilangan binner dari kata SMK adalah 01010011   01001101   01001011

 

Sumber :

http://www.materidosen.com/2016/10/pengertian-dan-fungsi-kode-ascii-lengkap.html

https://www.google.com/search?q=apa+itu+kode+ascii&safe=strict&hl=en&sxsrf=ALeKk03EEapepe3IIshx4M0ihCe1IQ_itA:1598833948347&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwip667MmMTrAhWDYysKHR9zCvEQ_AUoAXoECBkQAw&biw=1366&bih=609#imgrc=hegnucAarATPTM

 

Monday, 10 August 2020

KOMPONEN-KOMPONEN FISIK KOMPUTER

Hallo semuanya, apakabar? Semoga kalian semua baik dan masih semangat mengikuti pembelajaran online selama beberapa bulan ke depan.


Oke, setelah kemarin kita belajar mengenai K3LH atau Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan hidup. Materi selanjutnya yaitu mengenai bagaimana cara menerapkan perkitan komputer. Salah satu keahlian yang harus dikuasai oleh seorang IT atau Teknisi Komputer ialah merakit sebuah komputer, entah itu merakit dari nol ataupun hanya memasang beberapa bagian komponen komputer sampai komputer itu benar-benar dapat digunakan dengan baik. Sebelum melakukan perakitan komputer ada baiknya kalian semua mengetahui apa sih arti dari perakitan komputer dan komponen-komponen apa saja yang kita butuhkan dalam merakit sebuah komputer atau PC (Personal Computer).

 

Seperti yang kita ketahui merakit merupakan sebuah proses menyatukan beberapa bagian. Adapun pengertian perakitan komputer yaitu proses penggabungan beberapa bagian komponen fisik komputer yang nantinya saling mendukung dalam suatu kinerja proses komputasi. Komponen fisik disini biasa dikenal dengan istilah perangkat keras (hardware). Lalu apa saja sih yang harus kita siapkan sebelum melakukan perakitan komputer?

 

Berikut ini beberapa komponen perangkat keras pada Personal Computer (PC), antara lain :

1.    Motherboard/Mainboard


Motherboard adalah bagian utama dari sebuah komputer. Motherboard ini diibaratkan seperti sebuah kota dimana seluruh komponen baik dalam dan luar ditancapkan atau dikaitkan satu sama lain. Pada umumnya pemilihan motherboard ini tergantung kepada processor yang nantinya akan digunakan. Berikut ini pembagian motherboard berdasarkan kelas penggunannya.

a.    Motherboard untuk pengguna kelas ekonomis, biasanya hanya memiliki VGA Card, sound card, dan LAN card onboard. Bentuknya kecil dan menggunakan form factor Micro-ATX (244mm x 244 mm).

b.     Motherboard untuk pengguna kelas menengah (mainstream), terdapat sound card dan LAN card onboard, tetapi umumnya tidak menyertakan VGA card onboard, namun memiliki lebih banyak slot ekspansi untuk VGA atau kartu ekspansi lainnya. Form factor motherboard yang digunakan adalah ATX (305 mm x 244 mm).

c.     Motherboard untuk pengguna kelas atas (high-end/ enthusiast), terdapat sound card dan LAN card onboard yang lebih mumpuni. Bahkan ada juga produsen yang menyertakan sound card berupa kartu ekspansi satu paket di dalam motherboard-nya. Selain itu, terdapat Wi-Fi LAN.


Bagian umum dalam motherboard, yaitu :

-       Slot PCI/AGP, berfungsi untuk memasang VGA Card eksternal atau kartu ekspansi lainnya yang support dengan slot tersebut.

-          Slot memori, slot yang digunakan untuk memasang memori RAM.

-          Slot data, digunakan untuk memasang harddisk, dan biasanya terdapat dua jenis yaitu PATA dan SATA.

-          Slot CPU, digunakan untuk memasang processor pada motherboard.

 

Lalu bagaimana cara kerja sebuah motherboard ? Ketika sebuah komputer dinyalakan , perangkat pertama kali berproses yaitu Chip BIOS yang akan memverifikasi komponen yang terpasang dalam sistem komputer, seperti processor, RAM, add-on card, dan komponen lainnya. Semua komponen ini akan terdeteksi oleh BIOS dan disalin dalam daftar yang dapat dilihat oleh user. BIOS mendapatkan power dari sebuah baterai baterai yang disebut CMOS. CMOS ini berfungsi ketika komputer dimatikan (power-OFF), karena itu data yang telah disimpan pada chip tidak akan hilang. Selanjutnya, ketika BIOS selesai memverifikasi informasi dari seluruh komponen yang terinstal, maka tugas akan beralih ke chipset yang mengontrol sebuah device. Chipset mengatur processor ketika menginstruksikan atau meminta data dari memori, transfer dari memori ke harddisk, dan komponen I/O lainnya.

 

Selanjutnya sistem akan mendeteksi sistem operasi yang akan dipakai. Dari sinilah sistem hardware dan software akan terhubung dan bekerja sama. Jika sistem opererasi terdeteksi, maka sistem akan bekerja sebagaimana mestinya.

 

Berikut ini bagian-bagian dari motherboard beserta fungsinya :

a.       Soket processor, berfungsi untuk menancapkan processor ke mainboard.

b.       Slot memori, berfungsi untuk menancapkan kepingan RAM ke mainboard.

c.       Slot PCI, berfungsi untuk menamcapkan semua kartu ekpansi pendukung interface PCI.

d.       Slot AGP/PCI-Express 16x, berfungsi untuk menancapkan VGA Card.

e.       Port PATA, berfungsi untuk menguhungkan hard disk tipe PATA.

f.        Port SATA, berfungsi untuk menghubungkan hard disk tipe SAAT.

 

Pada bagian belakang motherboard terdapat berbagai port untuk menghubungkan perangkat masukan ataupun perangkat keluaran. berikut ini port yang umumnya ada pada bagian belakang motherboard, yaitu:

a.    Port PS/2, berfungsi untuk memasang keyboard dan mouse tipe PS/2. Bentuk kedua port ini sama persis, hanya yang membedakan adalah kedua warna port tersebut, warna hijau digunakan untuk mouse, sedangkan warna ungu digunakan untuk keyboard.

b.       Port Pararel, berfungsi untuk memasang printer atau stik PS.

c.       Port Serial, port ini hampir sama dengan port pararel, berfungsi untuk memasang mouse yag bertipe serial.

d.       Port VGA Onboard, berfungsi untuk menghubungkan output ke layar monitor.

e.   Soundcard Onboard, berfungsi untuk menghasilkan suara pada komputer yang dihubungkan dengan speaker, menerima input suara yang dihubungkan ke microphone, atau menerima input dari piranti elektronik lain sebagai line-in.

f.        Port Universal Serial Bus (USB), berfungsi untuk menghubungkan flashdisk, mouse dan keyboard bertipe USB, Printer, kamera digital.

g.       Port Ethernet (LAN) Onboard, berfungsi untuk menghubungkan komputer ke jaringan LAN.

 

2.    Processor


Processor atau biasa kita sebut dengan otak kecil komputer. Processor ini merupakan komponen komputer yang sangat penting. Processor berarti perangkat untuk menjalankan sebuah proses. Dalam motherboard processor memiliki sirkuit tunggal terintegrasi (single integrated circuit) yang dinamakan microprocessor. Processor sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu :

a.     Arithmatics Logical Unit (ALU), merupakan bagian processor yang berfungsi mengolah data berjenis angka dan logika dalam sebuah komputer, seperti data matematika dan statistik.

b.   Control Unit (CU), merupakan bagian processor yang berfungsi untuk melakukan pengendalian terhadap suatu proses yang dilakukan sebelum data tersebut dikeluarkan (output). CU ini mirip seperti pengatur lalu lintas data serta menafsirkan perintah atau instruksi program dan meneruskannya ke bagian yang dituju. Misalnya, suatu instruksi yang berhubungan dengan logika, maka CU akan mengirimkan data tersebut ke bagian ALU. Selain itu, CU sendiri dapat menentukan kapan suatu data diterima, diolah, dan ditampilkan ke bagian output.

c.     Memory Unit (MU), merupakan bagian processor yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara fungsi-fungsi yang dieksekusioleh processor, sehingga processor tidak perlu lagi memanggil perintah yang sama ke bagian lain. MU berguna untuk mempersingkat proses yang dilakukan processor. Pada processor, MU pada umumnya sudah dimasukkan ke dalam prosesornya dan diberi nama cache memory, semakin besar cache memory yang ada, maka semakin cepat pula proses yang dilakukan oleh processor.

 

Pada umumnya processor akan menangani sebagian besar operasi yang dijalankan oleh sebuah komputer dengan memproses instruksi, mengirimkan sinyal keluar, mengecek hubungan, dan memastikan bahwa operasi yang dijalnkan komputer dan hardware berfungsi sebagai mestinya. Processor sendiri terpasang pada soket processor dalam sebuah motherboard. Soket processor ini biasanya berbentuk persegi yang didalamnya benayk lubang kecil berbentuk matriks dua dimensi yang digunakan untuk memasang pin-pin processor.

 

3.    RAM (Random Acsess Memory)


Memori atau biasa kita kenal dengan sitilah RAM, merupakan penyimpanan data komputer yang isinya dapat diakses seketka tanpa memerdulikan letak data tersebut dalam memori. RAM merupakan memori yang dapat dibaca dan ditulis. Semua data program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di dalam memori utama, yaitu RAM, yang nantinya data tersebut dapat diakses secara acak (dapat ditulis, diambil, atau dihapus) oleh pemogram. Data yang disimpan di dalam RAM akan hilang jika catu daya dari RAM dimatikan, sehingga RAM hanya dapat digunakan untuk menyimpan data sementara. Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :

-          Input storage, digunakan sebagai temapt penampung input yang dimasukkan melalui alat.

-    Program storage, digunakan sebagai tempat menyimpan semua istruksi-instruksi program yang akan diakses.

-          Working storage, digunakan sebagai tempat penyimpanan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.

-    Output strage, digunakan sebagai tempat menampung hasil akhir dari pengoolahan data yang akan diampilkan ke alat output.

 

Ada beberapa tipe RAM yang digunakan dalam sistem komputer, antara lain SRAM (Static RAM), DRAM (Dynamic RAM), NVRAM (Non-Volatile RAM), dan DDR RAM (Double Data Rate RAM). Adapun kapasitas RAM sangat bervariasi, yaitu mulai dari 512 MB, 1GB, 2 GB, 4 GB, hingga 8 GB.

 

4.    Hard Disk


Hard disk merupakan suatu komponen penting dalam sebuah komputer yag berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data. Alat ini memiliki piringan keras yang terbuat dari logam di dalamnya sehingga disebut juga cakram keras yang dapat ditulis ulang. Tipe-tipe hard disk yang beredar dipasaran saat ini, seperti tipe PATA (Pararel ATA), SATA (Serial ATA), dan yang paling terbaru yaitu SSD (Solid State Disk). Hard disk tipe PATA memiliki kecepatan transfer data sampai 133 MB/s, sedangkan untuk tipe SATA sendiri memiliki kecepatan transfer data hingga 150 MB/s (SATA 1), 300 MB/s (SATA 2), dan 600 MB/s (SATA 3). Pada hard disk tipe SSD berbeda dengan 2 tipe sebelumnya, yaitu SSD merypakan hard disk yang menggunakan flash memory sebagai penyimpanan data. Selain itu kelebihan hard disk bertipe SSD ini adalah pada kecepatan baca-tulis data yang super cepat, konsumsi daya yang rendah, tahan guncangan, dan sama sekali tidak bersuara.

 

Dalam sebuah hard disk terdapat beberapa komponen pendukung diantaranya :

-          Slot power, berfungsi untuk memberi tenaga kepada hard disk.

-      Slot transfer data, berfungsi untuk melakukan transfer data dari hard disk ke bagian lain pada komputer seperti memori, processor, dan lain-lain.

-          Jumper, berfungsi untuk menentukan apakah hard disk akan berfungsi sebagai master atau slave.

 

5.    Drive Optik (Optical Disc Drive)


Drive optik sebenarnya sudah sangat lazim dimiliki oleh sebuah komputer, yang dimaksud dengan drive optic adalah CD-ROM Drive, CD Writer, Combo Drive, DVD-Drive, dan DVD Writer. Drive optik sangat dibutuhkan karena media CD sudah sangat terbukti sebagai media penyimpanan yang handal dan tidak mudah rusak. Adapun merk-merk drive optik yang beredar dipasaran sangatlah beragam, seperti Aopen, Asus, BenQ, Hp, Lite-On, LG, Philips, Samsung, Sony, dan lain-lain.

 

6.    Kartu Ekspansi


Kartu ekspansi digunakan untuk memperluas kemampuan komputer dalam bekerja. Pada umumnya kartu ekspansi yang biasa digunakan pada sebuah komputer anatar lain VGA Card, Sound card, dan LAN card.

a.    VGA Card, merupakan kartu grafis yang mampu menghasilkan keluaran grafis yang memukau melalui layar monitor. VGA card biasanya sudah tersedia secara onboard pada mainboard.

b.    Sound Card, merupakan kartu ekspansi yang berfungsi mengahasilkan suara yang akan dihubungkan ke speaker. sound card ini pun biasanya sudah tersedia dan terintegrasi dengan mainboard.

c.       LAN Card, atau dikenal juga dengan istilah network card merupakan kartu jaringan yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Setiap kartu jaringan diberi nomor alamat yang disebut sebag MAC address.

 

7.    Casing dan Power Supply Unit (PSU)


Kedua komponen ini merupakan komponen penting dalam sebuah komputer tapi kadang disepelekan. Banyak orang yang merakit PC dengan menggunakan komponen-komponen bagus tetapi menggunakan casing dan PSU seadanya. Perlu diketahui, jika casing yang bagus memiliki aliran udara yang lancar sehingga panas dari komputer bisa mengalir keluar dengan lancar, sehingga mencegah terjadinya overheat yang dapat mengurangi umur komputer. Pada umumnya sebuah casing dilengkapi dengan ventilasi dan kipas, dan dalam sebuah komputer minimal dibutuhkan 2 pasang ventilasi dan kipas, yaitu ventilasi depan untuk mengalirkan udara ke dalam casing dan ventilasi belakang untuk mengeluarkan udara panas dalam casing.


 

PSU sendiri merupakan jantung dari sebuah komputer, karena PSU inilah yang mamasok daya listrik ke setiap komponen komputer. Karena itu disarankan menggunakan PSU sesuai dengan kebutuhan. Jika PSU tidak dapat memasok daya dengan stabil, maka komputer bisa mengalami hang, restart, atau mati sendiri.

 

8.    Keyboard


Keyboard merupakan alat input yang diperlukan pada setiap komputer. Adapun jenis-jenis keyboard yaitu, keyboard XT, keyboard PS/2, keyboard USB dan yang paling terbaru saat ini adalah keyboard wireless.

 

9.    Mouse


Mouse merupakan komponen input yag sangat dibutuhkan jika menggunakan sistem operasi grafis. Mouse sendiri lebih banyak perkembangnnya dari pada keyboard. Jenis-jenis mouse antara lain, mouse serial, mouse PS/2, mouse scroll, dan mouse optic.

 

10. Monitor


Monitor merupakan komponen komputer yang berfungsi untuk menampilkan output dari komputer berupa gambar (visual). Adapun jenis monitor yang umum digunakan saat ini yaitu, jenis CRT (Cathode Ray Tube) dan LCD (Liquid Crystal Display).

 

 

Sumber :

Har, A., Ginung, Y. 2011. TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Bogor : Yudistira.

Likmalatri, Lita. 2017. Komputer dan Jaringan Dasar. Surakarta : Putra Nugraha.

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Ledia
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Talk to us

Ledia blog merupakan blog yang berisi mengenai dunia komputer dan berbagai tutorial.

Address:

Jl. Abdul Fatah Kp. Cinangneng RT.04 RW.04 Desa Cinangneng Kec. Tenjolaya - Bogor

Work Time:

Senin s/d Jum'at, pukul 09.00 - 17.00 WIB

Phone:

0856-8081-581

Powered by Blogger.

Blogger templates

Pages

Blogroll

About