Oke, setelah kemarin kita belajar
mengenai K3LH atau Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan hidup. Materi
selanjutnya yaitu mengenai bagaimana cara menerapkan perkitan komputer. Salah
satu keahlian yang harus dikuasai oleh seorang IT atau Teknisi Komputer ialah
merakit sebuah komputer, entah itu merakit dari nol ataupun hanya memasang
beberapa bagian komponen komputer sampai komputer itu benar-benar dapat
digunakan dengan baik. Sebelum melakukan perakitan komputer ada baiknya kalian
semua mengetahui apa sih arti dari perakitan komputer dan komponen-komponen apa
saja yang kita butuhkan dalam merakit sebuah komputer atau PC (Personal Computer).
Seperti yang kita ketahui merakit
merupakan sebuah proses menyatukan beberapa bagian. Adapun pengertian perakitan
komputer yaitu proses penggabungan beberapa bagian komponen fisik komputer yang
nantinya saling mendukung dalam suatu kinerja proses komputasi. Komponen fisik
disini biasa dikenal dengan istilah perangkat keras (hardware). Lalu apa saja sih yang harus kita siapkan sebelum
melakukan perakitan komputer?
Berikut ini beberapa komponen perangkat
keras pada Personal Computer (PC),
antara lain :
1.
Motherboard/Mainboard
Motherboard adalah bagian utama
dari sebuah komputer. Motherboard ini diibaratkan seperti sebuah kota dimana
seluruh komponen baik dalam dan luar ditancapkan atau dikaitkan satu sama lain.
Pada umumnya pemilihan motherboard ini tergantung kepada processor yang
nantinya akan digunakan. Berikut ini pembagian motherboard berdasarkan kelas
penggunannya.
a. Motherboard untuk pengguna kelas
ekonomis, biasanya hanya memiliki VGA Card, sound card, dan LAN card onboard.
Bentuknya kecil dan menggunakan form factor Micro-ATX (244mm x 244 mm).
b. Motherboard untuk pengguna kelas
menengah (mainstream), terdapat sound card dan LAN card onboard, tetapi umumnya
tidak menyertakan VGA card onboard, namun memiliki lebih banyak slot ekspansi
untuk VGA atau kartu ekspansi lainnya. Form factor motherboard yang digunakan
adalah ATX (305 mm x 244 mm).
c. Motherboard untuk pengguna kelas atas
(high-end/ enthusiast), terdapat sound card dan LAN card onboard yang lebih
mumpuni. Bahkan ada juga produsen yang menyertakan sound card berupa kartu
ekspansi satu paket di dalam motherboard-nya. Selain itu, terdapat Wi-Fi LAN.
Bagian
umum dalam motherboard, yaitu :
- Slot PCI/AGP, berfungsi untuk memasang
VGA Card eksternal atau kartu ekspansi lainnya yang support dengan slot
tersebut.
-
Slot memori, slot yang digunakan untuk memasang
memori RAM.
-
Slot data, digunakan untuk memasang
harddisk, dan biasanya terdapat dua jenis yaitu PATA dan SATA.
-
Slot CPU, digunakan untuk memasang
processor pada motherboard.
Lalu
bagaimana cara kerja sebuah motherboard ? Ketika sebuah komputer dinyalakan ,
perangkat pertama kali berproses yaitu Chip BIOS yang akan memverifikasi
komponen yang terpasang dalam sistem komputer, seperti processor, RAM, add-on card, dan komponen lainnya. Semua
komponen ini akan terdeteksi oleh BIOS dan disalin dalam daftar yang dapat
dilihat oleh user. BIOS mendapatkan
power dari sebuah baterai baterai yang disebut CMOS. CMOS ini berfungsi ketika
komputer dimatikan (power-OFF), karena itu data yang telah disimpan pada chip
tidak akan hilang. Selanjutnya, ketika BIOS selesai memverifikasi informasi
dari seluruh komponen yang terinstal, maka tugas akan beralih ke chipset yang
mengontrol sebuah device. Chipset mengatur processor ketika menginstruksikan
atau meminta data dari memori, transfer dari memori ke harddisk, dan komponen
I/O lainnya.
Selanjutnya
sistem akan mendeteksi sistem operasi yang akan dipakai. Dari sinilah sistem
hardware dan software akan terhubung dan bekerja sama. Jika sistem opererasi
terdeteksi, maka sistem akan bekerja sebagaimana mestinya.
Berikut
ini bagian-bagian dari motherboard beserta fungsinya :
a.
Soket processor, berfungsi untuk menancapkan
processor ke mainboard.
b.
Slot memori, berfungsi untuk menancapkan
kepingan RAM ke mainboard.
c.
Slot PCI, berfungsi untuk menamcapkan
semua kartu ekpansi pendukung interface PCI.
d.
Slot AGP/PCI-Express 16x, berfungsi
untuk menancapkan VGA Card.
e.
Port PATA, berfungsi untuk menguhungkan
hard disk tipe PATA.
f.
Port SATA, berfungsi untuk menghubungkan
hard disk tipe SAAT.
Pada
bagian belakang motherboard terdapat berbagai port untuk menghubungkan
perangkat masukan ataupun perangkat keluaran. berikut ini port yang umumnya ada
pada bagian belakang motherboard, yaitu:
a. Port PS/2, berfungsi untuk memasang
keyboard dan mouse tipe PS/2. Bentuk kedua port ini sama persis, hanya yang
membedakan adalah kedua warna port tersebut, warna hijau digunakan untuk mouse,
sedangkan warna ungu digunakan untuk keyboard.
b.
Port Pararel, berfungsi untuk memasang
printer atau stik PS.
c.
Port Serial, port ini hampir sama dengan
port pararel, berfungsi untuk memasang mouse yag bertipe serial.
d.
Port VGA Onboard, berfungsi untuk
menghubungkan output ke layar monitor.
e. Soundcard Onboard, berfungsi untuk
menghasilkan suara pada komputer yang dihubungkan dengan speaker, menerima
input suara yang dihubungkan ke microphone, atau menerima input dari piranti
elektronik lain sebagai line-in.
f.
Port Universal Serial Bus (USB),
berfungsi untuk menghubungkan flashdisk, mouse dan keyboard bertipe USB,
Printer, kamera digital.
g.
Port Ethernet (LAN) Onboard, berfungsi
untuk menghubungkan komputer ke jaringan LAN.
2.
Processor
Processor atau biasa kita sebut
dengan otak kecil komputer. Processor ini merupakan komponen komputer yang
sangat penting. Processor berarti perangkat untuk menjalankan sebuah proses.
Dalam motherboard processor memiliki sirkuit tunggal terintegrasi (single integrated circuit) yang
dinamakan microprocessor. Processor sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu :
a. Arithmatics
Logical Unit (ALU), merupakan bagian processor yang
berfungsi mengolah data berjenis angka dan logika dalam sebuah komputer,
seperti data matematika dan statistik.
b. Control
Unit
(CU), merupakan bagian processor yang berfungsi untuk melakukan pengendalian
terhadap suatu proses yang dilakukan sebelum data tersebut dikeluarkan (output). CU ini mirip seperti pengatur
lalu lintas data serta menafsirkan perintah atau instruksi program dan
meneruskannya ke bagian yang dituju. Misalnya, suatu instruksi yang berhubungan
dengan logika, maka CU akan mengirimkan data tersebut ke bagian ALU. Selain
itu, CU sendiri dapat menentukan kapan suatu data diterima, diolah, dan
ditampilkan ke bagian output.
c. Memory
Unit (MU), merupakan bagian processor yang berfungsi
sebagai tempat penyimpanan sementara fungsi-fungsi yang dieksekusioleh
processor, sehingga processor tidak perlu lagi memanggil perintah yang sama ke
bagian lain. MU berguna untuk mempersingkat proses yang dilakukan processor.
Pada processor, MU pada umumnya sudah dimasukkan ke dalam prosesornya dan
diberi nama cache memory, semakin
besar cache memory yang ada, maka semakin cepat pula proses yang dilakukan oleh
processor.
Pada
umumnya processor akan menangani sebagian besar operasi yang dijalankan oleh
sebuah komputer dengan memproses instruksi, mengirimkan sinyal keluar, mengecek
hubungan, dan memastikan bahwa operasi yang dijalnkan komputer dan hardware
berfungsi sebagai mestinya. Processor sendiri terpasang pada soket processor
dalam sebuah motherboard. Soket processor ini biasanya berbentuk persegi yang
didalamnya benayk lubang kecil berbentuk matriks dua dimensi yang digunakan
untuk memasang pin-pin processor.
3.
RAM (Random Acsess Memory)
Memori atau biasa kita kenal dengan
sitilah RAM, merupakan penyimpanan data komputer yang isinya dapat diakses
seketka tanpa memerdulikan letak data tersebut dalam memori. RAM merupakan
memori yang dapat dibaca dan ditulis. Semua data program yang dimasukkan
melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di dalam memori utama, yaitu
RAM, yang nantinya data tersebut dapat diakses secara acak (dapat ditulis,
diambil, atau dihapus) oleh pemogram. Data yang disimpan di dalam RAM akan
hilang jika catu daya dari RAM dimatikan, sehingga RAM hanya dapat digunakan
untuk menyimpan data sementara. Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama,
yaitu :
-
Input storage, digunakan sebagai temapt
penampung input yang dimasukkan melalui alat.
- Program storage, digunakan sebagai
tempat menyimpan semua istruksi-instruksi program yang akan diakses.
-
Working storage, digunakan sebagai
tempat penyimpanan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
- Output strage, digunakan sebagai tempat
menampung hasil akhir dari pengoolahan data yang akan diampilkan ke alat
output.
Ada
beberapa tipe RAM yang digunakan dalam sistem komputer, antara lain SRAM
(Static RAM), DRAM (Dynamic RAM), NVRAM (Non-Volatile RAM), dan DDR RAM (Double
Data Rate RAM). Adapun kapasitas RAM sangat bervariasi, yaitu mulai dari 512
MB, 1GB, 2 GB, 4 GB, hingga 8 GB.
4.
Hard Disk
Hard disk merupakan suatu komponen
penting dalam sebuah komputer yag berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan
data. Alat ini memiliki piringan keras yang terbuat dari logam di dalamnya
sehingga disebut juga cakram keras yang dapat ditulis ulang. Tipe-tipe hard
disk yang beredar dipasaran saat ini, seperti tipe PATA (Pararel ATA), SATA
(Serial ATA), dan yang paling terbaru yaitu SSD (Solid State Disk). Hard disk
tipe PATA memiliki kecepatan transfer data sampai 133 MB/s, sedangkan untuk
tipe SATA sendiri memiliki kecepatan transfer data hingga 150 MB/s (SATA 1),
300 MB/s (SATA 2), dan 600 MB/s (SATA 3). Pada hard disk tipe SSD berbeda
dengan 2 tipe sebelumnya, yaitu SSD merypakan hard disk yang menggunakan flash
memory sebagai penyimpanan data. Selain itu kelebihan hard disk bertipe SSD ini
adalah pada kecepatan baca-tulis data yang super cepat, konsumsi daya yang
rendah, tahan guncangan, dan sama sekali tidak bersuara.
Dalam sebuah hard disk terdapat
beberapa komponen pendukung diantaranya :
-
Slot power, berfungsi untuk memberi
tenaga kepada hard disk.
- Slot transfer data, berfungsi untuk
melakukan transfer data dari hard disk ke bagian lain pada komputer seperti
memori, processor, dan lain-lain.
-
Jumper, berfungsi untuk menentukan
apakah hard disk akan berfungsi sebagai master atau slave.
5.
Drive Optik (Optical Disc Drive)
Drive optik sebenarnya sudah sangat
lazim dimiliki oleh sebuah komputer, yang dimaksud dengan drive optic adalah
CD-ROM Drive, CD Writer, Combo Drive, DVD-Drive, dan DVD Writer. Drive optik sangat
dibutuhkan karena media CD sudah sangat terbukti sebagai media penyimpanan yang
handal dan tidak mudah rusak. Adapun merk-merk drive optik yang beredar dipasaran
sangatlah beragam, seperti Aopen, Asus, BenQ, Hp, Lite-On, LG, Philips,
Samsung, Sony, dan lain-lain.
6.
Kartu Ekspansi
Kartu ekspansi digunakan untuk
memperluas kemampuan komputer dalam bekerja. Pada umumnya kartu ekspansi yang
biasa digunakan pada sebuah komputer anatar lain VGA Card, Sound card, dan LAN
card.
a. VGA Card, merupakan kartu grafis yang
mampu menghasilkan keluaran grafis yang memukau melalui layar monitor. VGA card
biasanya sudah tersedia secara onboard pada mainboard.
b. Sound Card, merupakan kartu ekspansi
yang berfungsi mengahasilkan suara yang akan dihubungkan ke speaker. sound card
ini pun biasanya sudah tersedia dan terintegrasi dengan mainboard.
c.
LAN Card, atau dikenal juga dengan
istilah network card merupakan kartu jaringan yang berfungsi sebagai jembatan
dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Setiap kartu jaringan diberi nomor alamat
yang disebut sebag MAC address.
7.
Casing dan Power Supply Unit (PSU)
Kedua komponen ini merupakan
komponen penting dalam sebuah komputer tapi kadang disepelekan. Banyak orang
yang merakit PC dengan menggunakan komponen-komponen bagus tetapi menggunakan
casing dan PSU seadanya. Perlu diketahui, jika casing yang bagus memiliki
aliran udara yang lancar sehingga panas dari komputer bisa mengalir keluar
dengan lancar, sehingga mencegah terjadinya overheat yang dapat mengurangi umur
komputer. Pada umumnya sebuah casing dilengkapi dengan ventilasi dan kipas, dan
dalam sebuah komputer minimal dibutuhkan 2 pasang ventilasi dan kipas, yaitu
ventilasi depan untuk mengalirkan udara ke dalam casing dan ventilasi belakang
untuk mengeluarkan udara panas dalam casing.
PSU sendiri merupakan jantung dari
sebuah komputer, karena PSU inilah yang mamasok daya listrik ke setiap komponen
komputer. Karena itu disarankan menggunakan PSU sesuai dengan kebutuhan. Jika
PSU tidak dapat memasok daya dengan stabil, maka komputer bisa mengalami hang,
restart, atau mati sendiri.
8.
Keyboard
Keyboard merupakan alat input yang
diperlukan pada setiap komputer. Adapun jenis-jenis keyboard yaitu, keyboard
XT, keyboard PS/2, keyboard USB dan yang paling terbaru saat ini adalah
keyboard wireless.
9.
Mouse
Mouse merupakan komponen input yag
sangat dibutuhkan jika menggunakan sistem operasi grafis. Mouse sendiri lebih
banyak perkembangnnya dari pada keyboard. Jenis-jenis mouse antara lain, mouse
serial, mouse PS/2, mouse scroll, dan mouse optic.
10. Monitor
Monitor merupakan komponen komputer
yang berfungsi untuk menampilkan output dari komputer berupa gambar (visual).
Adapun jenis monitor yang umum digunakan saat ini yaitu, jenis CRT (Cathode Ray
Tube) dan LCD (Liquid Crystal Display).
Sumber :
Har, A., Ginung, Y. 2011. TKJ (Teknik
Komputer dan Jaringan). Bogor : Yudistira.












0 comments:
Post a Comment