Friday, 24 July 2020

LOGIKA dan ALGORITMA

Pada dasarnya Algoritma dengan logika sangat erat kaitannya. Logika identik dengan masuk akal dan penalaran. Setiap menusia merupakan makhluk yang mampu berpikir dan menalar dengan baik. Dalam setiap keadaan, seorang manusia membutuhkan pola pikir yang logis (benar/masuk akal).

Logika sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu kata logos yang berarti ilmu atau hasil nalar yang diutarakan dalam kata dan dinyatakan dalam bahasa. Definisi logika yaitu ilmu yang mengajarkan cara berpikir untuk melakukan kegiatan dengan tujuan tertentu. Dalam kehidupan manusia, logika sangat dibutukan, karena setiap manusia membutuhkan keterampilan bernalar yang logis agar dapat menghasilkan kesimpulan yang benar. Adapun manfaat yang didapat setelah mempelajari logika, yaitu :

-        Menjaga supaya kita selalu berpikir dengan benar sesuai asas-asas sistematis.

-        Membuat daya pikir menjadi lebih tajam dan menjadikannya lebih berkembang.

-        Membuat setiap orang berpikir cermat, objektif, dan efektif dalam berkomunikasi.

-        Meningkatkan cinta kebenaran dan menghindari kesesatan bernalar.

 Setelah kita mengetahui apa itu logika, ada baiknya kita pun perlu mengetahui apa itu algoritma? Algoritma (Algorism) sendiri merupakan kata yang berasal dari nama seorang ilmuan Arab yang bernama Abu Jafar Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi. Definisi algoritma sendiri yaitu langkah-langkah logis yang disusun secara sistematis dalam memecahkan suatu masalah. Terdapat 3macam bentuk algoritma yang dapat dibuat yaitu flawchart, pseudocode dan bahasa natural. Menurut Donalt E Knuth, terdapat beberapa hal penting dalam harus diperhatikan dalam menyusun suatu algoritma, seperti:

*      INPUT : Suatu algoritma bisa menerima masukan dari pengguna atau bahkan tidak sama sekali.

*      OUTPUT : Algooritma yang baik harus mempunyai minimal sebuah output.

*      DEFINITENESS : Algoritma memiliki instruksi-instrusi yang jelas.

*      FINITENESS : Suatu algoritma harus memiliki tiitik henti (stopping rule).

*      EFEKTIVENESS : Algoritma perlu berjalan dengan efektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

adapun sifat dari Algoritma sebagai berikut :

-        Tidak menggunakan symbol atau sintaks dari suatu bahasa pemograman tertentu.

-        Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman tertentu.

-        Notasi-notasinya dapat digunakan untuk bahasa manapun

-        Algoritma dapat digunakan untuk merepresentasikan suatu urutan kejadian secara logis dan dapat diterapkan di semua kejadian sehari-hari.

 Suatu algoritma terdiri atas tiga struktur dasar, yaitu runtunan, pemilihan, dan pengulangan. Ketiga jenis langkah tersebut membentuk konstruksi suatu algoritma. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut :

1.    Runtunan (Sequence)

Sebuah runtunan terdiri atas satu atau lebih instruksi. Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya, yakni sebuah instruksi dilaksanakan setelah instruksi sebelumnya selesai dikerjakan. Urutan dari instruksi menentukan hasil akhir dari suatu algoritma. Bila urutan penulisan berubah maka mungkin juga hasil akhirnya berubah.

2.    Pemilihan (Selection)

Pada umumnya dalam sebuah instruksi algoritma setidaknya akan terdapat dua pemilihan, instruksi ini akan muncul ketika terdapat kasus 2 atau lebih  alternative penyelesian.

3.    Pengulangan (Repetition)

Pada struktur algoritma pengulangan merupakan kasus-kasus pemecahan maslaah dalam algoritma maupun bahasa pemograman pada kenyataannya tidak akan lepas dari kasus-kasus yang membutuhkan pengulangan.

 


Contoh penggunaan Algoritma :



                                                                                                                           

Diberikan dua buah gelas A dan B. Gelas A berisi air Teh  dan gelas B berisi air kopi. Tukarlah isis dari dua buah gelas tersebut sehingga menghasilkan gelas A yang sebelumnya berisi air Teh menjadi gelas berisi air Kopi, dan sebaliknya gelas B yang sebelumnya berisi air Kopi menjadi gelas berisi air Teh.

 

Cara penyelesaian menggunakan Algoritma :

a.    Siapkan gelas cadangan C.

b.    Tuangkan air Teh dari gelas A ke dalam gelas C (gelas A menjadi kosong).

c.    Tuangkan air Kopi dari gelas B ke dalam gelas A (gelas B menjadi kosong).

d.    Tuangkan air Teh dari gelas C ke dalam gelas B.




 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


0 comments:

Post a Comment

Contact

Talk to us

Ledia blog merupakan blog yang berisi mengenai dunia komputer dan berbagai tutorial.

Address:

Jl. Abdul Fatah Kp. Cinangneng RT.04 RW.04 Desa Cinangneng Kec. Tenjolaya - Bogor

Work Time:

Senin s/d Jum'at, pukul 09.00 - 17.00 WIB

Phone:

0856-8081-581

Powered by Blogger.

Blogger templates

Pages

Blogroll

About